http://ift.tt/2byHpdX
POSMETRO INFO - Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra mempertanyakan kemampuan Presiden Joko Widodo memerintah negara.
�Presiden Jokowi harusnya bertanya kepada dirinya sendiri apakah beliau mampu mengurus negara ini dengan benar sesuai amanat konstitusi,� kata Yusril, Senin (15/08/2016) mengomentari pemecatan Archandra Tahar dari jabatan menteri ESDM karena berpaspor AS.
Mantan menteri hukum dan HAM (2001-2004) ini menilai Presiden Joko Widodo tidak mampu bekerja secara profesional. �Jangan sampai keadaan seperti ini berulang terus-menerus, tidak tahu apa yang harus dilakukan dalam mengurus negara ini. Kalau mampu ya terus, kalau tidak mampu ya pikir-pikirlah,� katanya.
Yusril mendesak Presiden Jokowi mengurus negara dengan benar supaya tidak memalukan harga diri bangsa di hadapan negara lain. �Jangan biarkan negara ini amburadul, jadi bahan olok-olok dan tertawaan bangsa-bangsa lain. Kita harus punya harga diri,� katanya.
Sebelumnya, Archandra Tahar dicopot dari jabatan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) karena terbukti memiliki paspor Amerika Serikat, Senin (27/7/2016).
�Presiden Joko Widodo memberhentikan dengan hormat dan menunjuk Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pelaksana tugas menteri ESDM sampai dengan diangkatnya menteri ESDM definitif,� kata kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam konferensi pers di Istana Negara, Senin (15/08/2016). (rn)
HP ANDROID Kamu Memiliki Tampilan Yg Membosankan? : KLIK!! Download Aplikasi 3D Live Wallpaper Parallax Android Gratis

Post a Comment